Ireng Dwi Widodo, 2011. Pola Penyelenggaraan dan Pembelajaran Home Schooling (Studi Kasus pada “Sekolah Dolan” Kota Malang). Tesis Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Program Pasca Sarjana, Universitas negeri Malang, Pembimbing: (I) Prof. Drs. H. M. Saleh Marzuki, M.Ed, (II) Dr. Sanapiah Faisal.
Kata Kunci: Pola Penyelenggaraan, Pola Pembelajaran, Home Schooling
Sejumlah orang tua di kota-kota besar dewasa ini mempunyai kecenderungan memilihkan lembaga pendidikan berbeda yang dipandang lebih layak dan lebih tepat bagi anaknya untuk bersekolah, lembaga pendidikan yang disebut adalah homeschooling. Kota Malang sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia telah memiliki komunitas penyelenggara untuk lembaga pendidikan semacam itu yang dikoordinasi oleh Asosiasi Sekolah Rumah dan Pendidikan Alternatif (Asah Pena). Sekolah Dolan yang terletak di kawasan Perumahan Tidar Malang merupakan salah satu lembaga penyelenggara homeschooling yang sangat dikenal dan merupakan salah satu best practice untuk lembaga pendidikan tersebut. Karena itu lembaga tersebut patut dikaji dan masalah yang perlu diangkat adalah bagaimana pola penyelenggaraan dan pembelajaran yang dilaksanakan di lembaga tersebut.
Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tentang: (1) Pola Penyelenggaraan Homeschooling di “Sekolah Dolan” Kota Malang, terutama berkenaan dengan kurikulum, ketenagaan, peserta didik, sarana dan prasarana, pembiayaan, kelembagaan, dan kemitraan, serta (2) Pola Pembelajaran Homeschooling yang diselenggarakan di “Sekolah Dolan” Kota Malang, terutama berkenaan dengan strategi yang dilaksanakan dalam proses pembelajaran yang mereka sebut dengan istilah: community visit, home visit, dan distance learning.
Untuk mencapai tujuan di atas, penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informasi dikumpulkan dengan: (1) wawancara, (2) dokumentasi, dan (3) observasi. Penetapan sumber informasi dimulai dari informan kunci dan dilanjutkan dengan informan lain secara snowball. Data yang terkumpul dianalisis dengan: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bawa pola penyelenggaraan dan pembelajaran homeschooling “Sekolah Dolan” Kota Malang sangat unik. Keunikan tersebut dapt dilihat dari kurikulum yang diterapkan merupakan acuan pembelajaran untuk masing-masing siswa sesuai dengan kebutuhan belajarnya. Karakteristik siswa yang beragam menunjukkan bahwa layanan pendidikan yang diberikan menjadi multy grade dan multy subbject. Keberadaan jaringan internet merupakan kebutuhan primer bagi keberlangsungan proses pembelajaran. Kompetensi yang harus dikuasai oleh para tutor sebagaimana PP No. 19 tahun 2005 menjadi syarat mutlak yang harus dikuasai oleh para tutor yang bertanggung jawab dalam proses pendampingan belajar. Untuk meningkatkan mutu pelayanan, membangun jaringan dengan komunitas sekolah rumah yang lain senantiasa dijalin oleh Sekolah Dolan kota Malang. Pola pembelajaran yang diterapkan oleh Sekolah Dolan yang terdiri dari tiga pola: (1) comunity visit, (2) home visit, dan (3) distance learning memberikan pilihan bagi para siswa untuk menentukan dan memilih sendiri model atau strategi belajar yang dikehendaki.
Dari hasil penelitian ini, saran-saran yang ajukan diantaranya: (1) pihak pemerintah daerah melalui dinas pendidikan hendaknya melakukan pembinaan terhadap komunitas sekolah rumah, sementara bagi komunitas Sekolah Dolan agar pengelolaannya menjadi lebih baik, ketertiban pengadministrasian baik administrasi penyelenggaraan maupun administrasi pembelajaran perlu mendapatkan perhatian lebih, (2) untuk mendukung tertibnya administrasi dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran, keberadaan tenaga kependidikan sangat diperlukan.