Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan audiensi penting yang membahas rencana kegiatan dan dukungan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dalam pelaksanaan Konferensi Internasional Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (KIPBIPA) XIII Tahun 2025.
Audiensi ini dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025, pukul 13.00–16.00 WIB, bertempat di Ruang Tamu Gedung A21 Sekolah Pascasarjana UM. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk jajaran pimpinan Sekolah Pascasarjana, para ketua program studi, perwakilan APPBIPA Pusat, serta sejumlah pejabat dari Badan Bahasa.
Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai bentuk sinergi dan dukungan yang akan diberikan oleh Badan Bahasa untuk menyukseskan KIPBIPA XIII 2025, mulai dari dukungan anggaran, narasumber, hingga kerja sama kelembagaan. KIPBIPA sendiri merupakan ajang akademik internasional dua tahunan yang menjadi wadah strategis untuk membahas isu-isu terkini dalam pengajaran BIPA serta memperkuat jejaring pengajar dan peneliti bahasa Indonesia di dunia internasional.
Direktur Sekolah Pascasarjana UM, Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., M.Pd., menyampaikan harapannya agar kerja sama ini semakin memperkuat peran UM dalam diplomasi bahasa dan kebudayaan Indonesia di kancah global.
“Dengan dukungan dari Badan Bahasa, kami optimis KIPBIPA XIII di tahun 2025 akan menjadi forum yang bermakna, profesional, dan berdaya saing internasional,” ungkapnya.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan keberhasilan penyelenggaraan KIPBIPA XIII, sekaligus mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah dalam memajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa global.

