Malang — Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk “Ngaji Artikel di Jurnal Scopus dengan Impact Factor > 0.1” sebagai bagian dari Program 4 Excellence, pada Jumat, 1 Mei 2026 pukul 19.15 WIB secara daring melalui Google Meet. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya sistematis dalam memperkuat budaya literasi ilmiah berbasis jurnal internasional bereputasi, khususnya Scopus Q1 IF > 0.1, sekaligus meningkatkan kapasitas analitis sivitas akademika di tingkat pascasarjana.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika, antara lain Prof. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Ir. Hakkun Elmunsyah, S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi S2 dan S3 Pendidikan Kejuruan, serta Dr. Siti Faizah, S.Pd., M.Pd. sebagai PIC program. Selain itu, turut hadir dosen dan mahasiswa program doktoral dari Pendidikan Dasar dan Pendidikan Kejuruan yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti forum akademik ini.

Dalam arahannya, Prof. Syamsul Bachri menekankan bahwa kemampuan membaca, mengkritisi, dan mensintesis artikel ilmiah bereputasi internasional merupakan kompetensi kunci dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak. Hal ini sejalan dengan tuntutan global pendidikan tinggi yang menekankan research-based learning serta publikasi ilmiah sebagai indikator utama keunggulan akademik.

Kegiatan ini menghadirkan dua penyaji, yaitu Fadliyanti Firdausia (S3 Pendidikan Kejuruan) dan Renaldy Alfaris (S3 Pendidikan Dasar), yang masing-masing membedah artikel dari jurnal Scopus Q1 dengan impact factor di atas 0.1.

Penyaji pertama membahas artikel berjudul “Assessing the Impact of Technical and Vocational Education and Training on Career Choice Intentions: The Mediating Role of General Skills and Competencies and the Moderating Role of Learning Environment” (Okoye et al., 2026). Artikel ini mengkaji pengaruh pendidikan dan pelatihan vokasi (Technical and Vocational Education and Training/TVET) terhadap intensi pilihan karier, dengan menempatkan keterampilan umum dan kompetensi sebagai variabel mediasi serta lingkungan belajar sebagai variabel moderasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan TVET dalam membentuk pilihan karier tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh kualitas lingkungan belajar dan penguatan kompetensi transversal.

Sementara itu, penyaji kedua mengkaji artikel berjudul “Improving Numeracy Skills in First Graders with Low Performance in Early Numeracy: A Randomized Controlled Trial” (Lopez-Pedersen et al., 2017) yang dipublikasikan dalam jurnal Remedial and Special Education. Studi ini menggunakan pendekatan randomized controlled trial untuk menguji efektivitas intervensi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan numerasi dasar pada siswa dengan performa rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis bukti (evidence-based intervention) mampu memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan numerasi awal, yang memiliki implikasi penting bagi desain pembelajaran diferensiatif di pendidikan dasar.

Diskusi berlangsung secara interaktif dan reflektif dengan partisipasi aktif dari dosen dan mahasiswa. Berbagai perspektif kritis muncul, terutama terkait relevansi temuan penelitian dengan konteks pendidikan di Indonesia, baik dalam penguatan pendidikan vokasi berbasis link and match maupun dalam peningkatan kualitas pembelajaran dasar berbasis intervensi ilmiah.

Secara metodologis, kegiatan ini memberikan penguatan pada kemampuan peserta dalam mengkaji artikel ilmiah secara komprehensif, meliputi analisis latar belakang, kerangka teori, desain penelitian, teknik analisis data, hingga interpretasi temuan dan kontribusi akademik. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa, khususnya dalam menghasilkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional.

Melalui kegiatan Ngaji Artikel Scopus ini, Sekolah Pascasarjana UM menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, kritis, dan berdaya saing global. Program 4 Excellence diharapkan menjadi katalisator dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi pendidikan.

Pewarta: Dr. Siti Faizah, M.Pd