PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS ECOLOGICAL KNOWLEDGE UNTUK MENUNJANG PELESTARIAN LINGKUNGAN

 

Anas Ahmadi

Yuni Pratiwi

Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang

 

 

ABSTRAK: Pembelajaran di sekolah ataupun perguruan tinggi era 90-an sampai saat ini mulai menengok ke konstruksi pemikiran humanisme. Salah satu konstruksi pemikiran humanisme dalam konteks pembelajaran adalah ecological knowledge. Pemikiran tentang ecological knowledge yang melatarbelakangi tulisan ini, yakni pemikiran Hautecour (2002), Khan (2007), Fisher (2002), dan Nemeth (2015). Dalam relevansi dengan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Ecological Knowledge mengarah pada dua segmen, yakni (1) ecopsychology dan (2) ecospiritual. Melalui kedua hal tersebut, diharapkan pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia memiliki kontribusi dalam pelestarian lingkungkan tingkat lokal, nasional, ataupun global.

 

Kata kunci: ecological knowledge, ecopsychology, dan ecospiritual