Anugraini, Asri. 2014. Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Komputer Fasilitas Insert Shape untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Bangun Datar Kelas III SDN Mangunrejo 01 Kepanjen . Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri malang. Pembimbing: (I) Prof. Drs. Gatot Muhsetyo, M.Sc, (II) Dr. Sri Mulyati, M.Pd
Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual, Insert Shape, Pemahaman, Bangun Datar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanakan penggunaan fasilitas insert shape melalui pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi bangun datar siswa kelas III SDN Mangunrejo 1 Kepanjen. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas III SDN Mangunrejo 1 Kepanjen sebanyak 33 siswa,13 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan yaitu: a) hasil tes siswa, b) hasil observasi, c) hasil wawancara, d) hasil catatan lapangan.
Langkah-langkah pembelajaran kontekstual dengan fasilitas insert shape yang dapat memahamkan siswa tentang bangun datar terdiri dari kegiatan awal, inti, dan akhir. Kegiatan awal, terdiri dari peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi siswa, memberikan pertanyaan untuk mengawali pembelajaran, mengelompokkan siswa, dan menginformasikan fasilitas insert shape. Kegiatan inti, terdiri dari melakukan kegiatan dengan media konkret, memberikan tugas, melaksanakan kegiatan dengan fasilitas insert shape, menyiapkan laporan akhir, mempresentasikan laporan. Kegiatan akhir, terdiri dari refleksi dengan tanya jawab tentang kesan-kesan selama pembelajaran.
Hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II hasil belajar siswa kelas III SDN Mangunrejo 01 Kepanjen Tahun Pelajaran 2013/2014 pada materi bangun datar mengalamai peningkatan siklus. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 51,4%. Hal ini dikarenakan siswa kurang memahami bangun bangun datar yang diputar bentuknya serta sebagian siswa kurang menguasai menggunakan fasilitas insert shape. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 71,8%. Di siklus II siswa sudah memahami bangun datar dan siswa bisa menghitung keliling dan luas dari bangun datar serta menguasai menggunakan fasilitas insert shape .
Saran yang dapat dikemukakan untuk pembelajaran berikutnya antara lain: a) membiasakan siswa belajar dengan alat bantu media, b) peneliti berikutnya dapat memberikan hendaknya lebih kritis dan tanggap terhadap berbagai permasalahan yang dialami oleh peserta didik c) peneliti berikutnya dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara kelompok agar siswa saling berkomunikasi dan bertukar pendapat.