Deprecated: Non-static method PKPApplication::defineExposedConstant() should not be called statically in /var/www/pasca/conferences/lib/pkp/classes/core/PKPApplication.inc.php on line 545

Deprecated: Non-static method PKPApplication::getExposedConstants() should not be called statically in /var/www/pasca/conferences/lib/pkp/classes/core/PKPApplication.inc.php on line 513
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRYDISCOVERY LEARNING DENGAN TINJAUAN EMPIRIS DAN TEORITIS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA | Nirwanasari | Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRYDISCOVERY LEARNING DENGAN TINJAUAN EMPIRIS DAN TEORITIS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA

Deltha Yuwita Nirwanasari

Abstract


Pada hakikatnya, fisika merupakan bidang ilmu yang tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga merupakan serangkaian proses ilmiah untuk memperoleh fakta tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa untuk belajar fisika tidak hanya dilakukan dengan menghafal tetapi juga melalui suatu prosedur ilmiah. Pembelajaran berbasis inquiry merupakan pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam penyelidikan dan pengalaman nyata. Pembelajaran Inquiry-Discovery merupakan salah satu pembelajaran yang berbasis inquiry. Pembelajaran Inquiry-Discovery dengan tinjauan empiris teoritis merupakan pembelajaran yang mendorong siswa untuk menemukan suatu konsep yang diperoleh dengan melakukan percobaan. Konsep tersebut bersifat empiris yaitu didasarkan pada observasi yang hasilnya tidak spekulatif. Data empiris tersebut harus dibuktikan secara teoritis karena dua orang yang melakukan observasi belum tentu menemukan hasil yang sama. pembuktian teoritis merupakan pikiran atau pola pikir yang mendasarkan semuanya dari teoriteori yang ada sebagai landasan tindakan. Menjadikan sebuah atau beberapa teori sekaligus yang memiliki.

Keywords


pembelajaran inquiry-discovery; penguasaan konsep; teoritis; empiris

Full Text:

PDF

References


Anderson &Krathwohl. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: Revition of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman. Amri, S. Dkk. 2010. Proses Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta: Prestasi Pustaka. Arends,R. 2009. Learning to Teach. New York, America: Mc Graw-Hill. Boudreax, A. (2004). Tracing difficulties with relativistically invariant mass to difficulties with vector addition of momentum in Newtonian context. In Marx, Heron, Franklin, eds. 2004 Physics Education Research Conference, Sacramento, California. American Institute of Physics Conference Proceeding. Baser, Mustafa & Durmus, Soner. 2010. The Effectiveness of Computer Supported Versus Real Laboratory Inquiry Learning Environments on the Understanding of Direct Current Electricity among Pre-Service Elementary School Teachers. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education. Vol 6(1): 47-61 Carey, L.,2001.The Systematic Design Of Intruction . New York: Addison Wesley Education Publishes Inc. Dahar. 2011. Teori-Teori Belajar & Pembelajaran. jakarta: erlangga. Hancer, A. H., & N. Durkan . 2008 . Turkish Pupils Understanding of Physical Concept: Force and Movement. World Applied Sciences Journal 3 (1): 4550. Hamalik, Oemar. (2007). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Illahi, M.T. 2012. Pembelajaran Discivery Strategi dan Mental Vocational Skill. Jogjakarta: Diva Press. Kim. E., & Pak, S. (2001). Students do not overcome conceptual difficulties after solving 1000 traditional problems. American Journal of Physics 70 (7): 759. Kirschner, P., Sweller, J., & Clark, R. (2006). Why Minimal Guidance During Iinstruction Does Not Work: An Analysis Of The Failure Of Constructivist, Discovery, Problem-Based, Experiential, And Inquiry-Based Teaching. Educational Psychologist, Vol. 41(2), 75-86. Memes, Wayan. 2000. Model pembelajaran ipa di smp. Jakarta: proyek pengembangan guru sekolah menengah IBRD Loan No. 3979. Direktorat jendral pendidikan tinggi departemen pendidikan nasional 2000. Nirwana. (2013). Penggunaan model inquiry berbasis ICT untuk meningkatkan hasil belajar pada mata kuliah sejarah fisika mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Jurusan Pendidikan MIPA. FKIP: Universitas Bengkulu. Prosiding Seminar Orlich, D.C., 1998. Teaching Strategies: A Guide To Better Instruction. 5th Edition. Boston: Houhton Mifflin Company.

Rokhayati, Nuri. 2010. Peningkatan Penguasaan Konsep Matematika Melalui Model Pembelajaran Guided Discovery-Inquiry Pada Siswa. FMIPA: Universitas Negeri Yogyakarta Sanjaya, W. 2011. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.. Jakarta: Kencana Prenada Media. Tompo, Basman., Ahmada, Arifin.,& Murisa, Muris. 2016. The Development of Discovery-Inquiry Learning Model to Reduce the Science Misconceptions of Junior High School Students. International Journal Of Environmental & Science Education. Vol. 11, No. 12 Van, Joolingen, W.R., de Jong, T., & Dimitrakopoulou, A. (2007). Issues In Computer Supported Inquiry Learning In Science. Journal of Computer Assisted Learning, Vol. 23 (2), 111-119. Widodo, Y. T. B. 2006. Brilliant Solution- Cara Cerdas Mengerjakan Soal Fisika Mekanika untuk SMA/MA. Yogyakarta: Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ISBN: _________________________

Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Jl. Semarang 5 Malang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.