S2 Pendidikan Luar Sekolah

RASIONAL PROGRAM

Layanan program PLS tumbuh subur dan tersebar luas di tengah masyarakat, baik program-program yang bersifat institusional, informasional, maupun developmental. Hal ini merupakan suatu cerminan nyata tentang meningkat dan meluasnya kebutuhan masyarakat akan layanan program pendidikan di luar sistem persekolahan dewasa ini. Perkembangan yang menggembirakan tersebut sudah seharusnya diikuti oleh upaya pengokohan profesionalisme sehingga layanan program PLS yang terselenggara di tengah masyarakat menjadi lebih bermutu, baik proses maupun hasilnya, dan selanjutnya bisa dipertanggung-jawabkan secara profesional. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan ketersediaan tenaga profesional PLS dalam jumlah dan kualifikasi yang memadai, dan kebutuhan tersebut bisa dipenuhi oleh program studi S1 Jurusan PLS yang tersebar di seluruh Indonesia. Disamping itu, juga diperlukan ketersediaan tenaga ahli berkualifikasi magister (lulusan S2) dan doktor (lulusan S3) yang mampu berperan sebagai pakar di bidang PLS. Itulah rasional penyelenggaraan Program Studi PLS di Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

 

VISI

Menjadi program studi unggul dan rujukan dalam penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi bidang pendidikan luar sekolah.

 

MISI

Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran, penelitian dan pengembangan keilmuan pendidikan luar sekolah, dan mengembangkan program layanan masyarakat di bidang pendidikan luar sekolah, serta menyelenggarakan tata kelola prodi yang efektif, akuntabel, dan transparan yang menjamin peningkatan kualitas yang berkelanjutan.

 

TUJUAN PROGRAM

  1. Memfasilitasi pembentukan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkompetensi dan berkomitmen mengembangkan disiplin ilmu Pemdidikan Luar Sekolah (PLS).
  2. Memfasilitasi sumberdaya manusia yang mampu menyelenggarakan program PLS baik sebagai ilmuwan, peneliti, pendidik, pengelola, dan atau penilai program PLS.
  3. Menghasilkan lulusan dengan karakteristik keimanan, ketaqwaan dan kebangsaan yang kuat serta berbudi pekerti luhur.

 

KOMPETENSI LULUSAN

Profil lulusan program studi magister pendidikan luar sekolah adalah menjadi pendidik/ilmuwan yang mampu mengembangkan teori, memecahkan masalah secara interdisipliner/multidisipliner, mengelola penelitian, dan menghasilkan karya inovatif bertaraf nasional/internasional dalam bidang pendidikan luar sekolah.  Sedangkan standar kompetensi lulusan program studi PLS adalah:

  1. Memahami konsep-konsep dan teori-teori dalam PLS.
  2. Mampu menerapkan teori-teori dalam PLS sebagai acuan bertindak di dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program layanan PLS.
  3. Mampu menggunakan teori-teori dalam PLS sebagai perspektif dalam menjelaskan fenomena-fenomena PLS.
  4. Mampu melakukan penelitian dan memanfaatkan hasil-hasil penelitian untuk menjawab masalah-masalah PLS.

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Sikap dan Tata Nilai
    1. Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan menunjukkan sikap religius;
    2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
    3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan perubahan berdasarkan Pancasila;
    4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa;
    5. Kerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
    6. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
    7. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
    8. Memiliki kepedulian dalam menjaga dan merawat kesehatan diri dan lingkungan;
    9. Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang pendidikan luar sekolah secara mandiri; dan
    10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan.
  1. Penguasaan Pengetahuan
    1. Mengembangkan pengetahuan dalam bidang pelatihan kerja, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal yang inovatif dan teruji.
    2. Mengkreasikan ragam karya dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal.
    3. Memecahkan permasalahan dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal melalui pendekatan multidisipliner.
    4. Mengelola riset dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal.
    5. Mempublikasikan hasil riset untuk mendapatkan pengakuan nasional dan internasional dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal dan pendidikan informal
  1. Keterampilan Umum
  1. Mampu mengembangkan pengetahuan dan ragam karya dalam bidang pelatihan kerja, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal dan pendidikan informal yang inovatif dan teruji.
  2. Mampu memecahkan permasalahan dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal melalui pendekatan multidisipliner.
  3. Mampu mengelola riset dalam bidang pendidikan pelatihan kerja pada lembaga pemerintah dan swasta, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal yang mendapat pengakuan nasional dan internasional.
  1. Keterampilan Khusus
  1. Peneliti, Analis, Perekayasa PLS (tenaga akademisi yang memiliki kompetensi meneliti, menganalisis dan merekayasa dalam bidang pelatihan, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal dan pendidikan informal).
  2. Pendidik Perguruan Tinggi (tenaga profesional yang memiliki kompetensi membelajarkan, membimbing dan melatih, serta melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang pelatihan, penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan nonformal dan pendidikan informal).