Deprecated: Non-static method PKPApplication::defineExposedConstant() should not be called statically in /var/www/pasca/conferences/lib/pkp/classes/core/PKPApplication.inc.php on line 545

Deprecated: Non-static method PKPApplication::getExposedConstants() should not be called statically in /var/www/pasca/conferences/lib/pkp/classes/core/PKPApplication.inc.php on line 513
PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA | Anwar | Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Dasar 2017

PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA

Moh. Farid Nurul Anwar, Ruminiati Ruminiati, Suharjo Suharjo

Abstract


Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran tematik terpadu
berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa. Adanya penyisipan kearifan
lokal dalam pembelajaran tematik terpadu dapat mengkontekstualkan pembelajaran
sehingga dapat lebih memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.
Kearifan lokal memiliki cakupan yang sangat luas di Kabupaten Sumenep bisa
diangkat kearifan lokal tentang cerita nonfiksi dan fiksi yaitu sejarah karaton
Sumenep, asal mula desa ujung piring, asal mula desa socah, Asal-usul Madura
(bahasa indonesia), lagu tradisional Sumenep yaitu tandu’ majang, potre Madura, dan
Pajjer laggu (SBdP), gaya dan gerak terhadap labang mesem/pintu tersenyum di
Kabupaten Sumenep (IPA), mata pencaharian penduduk di Kabupaten Sumenep yaitu,
petani palawija, petani garam, petani cabe jamu, pelaut, penambang batu kapur,
peternak dan lain-lain (IPS), perbedaan karakteristik individu masyarakat di Sumenep
(PKn). Dengan adanya nilai-nilai kearifan lokal dapat membantu siswa memahami
konsep dengan belajar dari hal kongkrit yang ada di sekitar siswa ke hal jauh yang
bersifat abstrak. Lebih dari itu, pembelajaran tematik terpadu berbasis kearifan lokal
juga merupakan upaya dalam menumbuhkan rasa cinta budaya local, menumbuhkan
sikap toleransi, dan membentengi siswa dari budaya asing. Kearifan lokal
mengandung nilai-nilai luhur yang dapat membentuk karakter siswa sehingga siswa
dapat memiliki kecerdasan dan kecakapan hidup.


Keywords


kearifan lokal; pembelajaran tematik terpadu; karakter

Full Text:

PDF

References


Akbar, S., dkk. 2015. Pendidikan Karakter: Best Practices. Malang: Universitas

Negeri Malang.

Anggraini, P. & Kusniarti, T. (2015). The Insertion of Local Wisdom into Instructional

Materials of Bahasa Indonesia for 10th Grade Students in Senior High School,

Journal of Education and Practice, (Online), 6 (33): 89-92,

(http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1083666.pdf ), diakses 5 November 2016.

Dahliani. 2015. Local Wisdom in Built Environment in Globalization Era.

International Journal of Education and Research, (Online), 3 (6): 157-166,

(http://www.ijern.com/journal/2015/June-2015/13.pdf) , diakses tanggal 5

November 2016.

Fajarini, U. 2014. Peranan Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter. Sosio

Didaktika, (Online), 1 (2): 123-130, (http:// journal.uinjkt.ac.id), diakses tanggal

November 2016.

Hayati, W. N. 2012. Pengelolaan Pembelajaran Tematik di SD Djama’atul Ichwan

Surakarta. (Online),

(http://eprints.ums.ac.id/26358/26/12._NASKAH_PUBLIKASI.pdf), diakses 6

November 2016.

Hidayatullah, F. 2010. Pendidikan Karakter: Membangun Peradaban Bangsa.

Surakarta: Yuma Presindo.

Kasmad. 2015. Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Tematik Terpadu Melalui

Kegiatan In House Training (IHT) Bagi Guru Kelas I SD. Jurnal Konseling

GUSJIGANG, (Online), 2 (2), (http://jurnal.umk.ac.id), diakses 6 November

Kemendikbud. 2013. Panduan Teknis Pembelajaran Tematik Terpadu dengan

Pendekatan Saintifik di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud.

Laksana, D. N. L., Kurniawan, P. A. W. & Niftalia, I. 2016. Pengembangan Bahan

Ajar Tematik SD Kelas IV Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Ngada. Jurnal

Ilmiah Pendidikan Citra Bakti II, (Online), 3 (1): 1- 10,

(http://www.stkipcitrabaktingada.com/wp-content/uploads/2016/07/01.-

Artikel_Laba_-bahan-ajar-kearifan-lokal.pdf), diakses 6 November 2016.

Nisa’, A., Sudarmin & Samini. 2015. Efektivitas Penggunaan Modul Terintegrasi

Etnosains dalam Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Literasi

Sains Siswa, Unnes Science Education Journal, (Online), 4 (3): 1049-1056,

(http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej), diakses 6 November 2016.

Padmanugraha, A. S. 2010. Common Sense Outlook on Local Wisdom and Identity: A

Contemporary Javanese Native’s Experience. Makalah disajikan pada The

International Conference on “Local Wisdom for Character Building, Auditorium Building, YSU, 29 Mei 2010, (Online), (http://eprints.uny.ac.id), diakses 5

November 2016.

Prastowo, A. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Tinjauan Teoretis dan Praktik.

Jakarta: Kencana.

Puspita, H. J. 2016. Implementasi Pembelajaran Tematik Terpadu pada Kelas Vb SD

Negeri Tegalrejo 1 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar,

(Online), Edisi 9 Tahun ke-5: 884-893, (http://journal.student.uny.ac.id), diakses

November 2016 .

Rozhana, Kardiana Metha. 2015. Pengembangan Modul Berbasis Potensi Daerah

Malang Kelas IV Semester II Dengan Tema Tempat Tinggalku. Malang:

Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Sanjaya, W. 2013. Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Suhartini. 2009. Kajian Kearifan Lokal Masyarakat dalam Pengelolaan Sumberdaya

Alam dan Lingkungan. Makalah disajikan pada Prosiding Seminar Nasional

Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA Universitas Negeri

Yogyakarta, 16 Mei 2009. (Online),

(http://eprints.uny.ac.id/12149/1/Bio_Suhartini2%20UNY.pdf), diakses 5

November 2016.

Sukayati. 2004. Pembelajaraan Tematik di SD Merupakan Terapan dari Pembelajaran

Terpadu. Makalah disampaikan pada Diklat Instruktur/Pengembang Matematika

SD Jenjang Lanjut, Yogyakarta, 6-19 Agustus 2004, (Online),

(http://p4tkmatematika.org/downloads/sd/PembelajaranTematik.pdf), diakses 6

November 2016.

Sukerti, N. N., Marhaeni, A. A. I. N. & Suarni, N. K. 2014. Pengaruh Pembelajaran

Tematik Terpadu Melalui Pendekatan Saintifik terhadap Minat Belajar dan Hasil

Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Tibubeneng Kuta Utara. Jurnal Penelitian

Pascasarjana UNDIKSA, (Online), 4 (1): 1-9, (http://pasca.undiksha.ac.id/e-

journal/index.php/jurnal_pendas/article/view/1468/1139), diakses 6 November

Sukini. 2012. Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Kelas Rendah dan

Pelaksanaannya. Magistra, (Online), No. 82 Th. XXIV: 59-69,

(http://journal.unwidha.ac.id/index.php/magistra/article/viewFile/292/241) ,

diakses 5 November 2016.

Utari, U., Degeng, I. N. S. & Akbar, S. 2016. Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan

Lokal di Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean

(MEA). Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, (Online), 1 (1): 39-44,

(http://journal.um.ac.id), diakses 20 Oktober 2016.

Wagiran. 2012 Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu

Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal

Pendidikan Karakter,(Online), II (3): 329-339, (http://journal.uny.ac.id), diakses

November 2016.

Wahyuni, S. 2015. Developing Science Learning Instruments Based on Local Wisdom

to Improve Students’ Critical Thinking Skills. Jurnal Pendidikan Fisika

Indonesia, (Online), 11 (2): 156-161,

(http://id.portalgaruda.org/article.php?article=443502&val=5648), diakses

tanggal 5 November 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ISBN: _________________________

Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Jl. Semarang 5 Malang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.