PEMBELAJARAN LITERASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW)

Ida Putriani, Heri Suwignyo, Muakibatul Hasanah

Abstract


Membaca dan menulis menjadi kebutuhan mendasar bagi siswa dalam berkehidupan. Kedua kegaiatan tersebut digunakan diberbagai lini kehidupan. Pentingnya peran membaca dan menulis menjadikan keterampilan ini sebagai keterampilan yang mutlak untuk diajarkan dengan baik. Membaca merupakan kegiatan reseptif dan menulis sebagai bentuk kegiatan produktif dari kegiatan membaca. Kegiatan ini selanjunya disebut sebagai pembelajaran terpadu atau terintegrasi. Kemampuan membaca dan menulis terintegrasi dikenal dengan literasi. Pembelajaran literasi diperkenalkan pada siswa mulai dari usia Sekolah Dasar (SD). Saat SD siswa mulai diajarkan membaca dan menulis dan keterampilan berbahasa yang lain secara tepat baik proses dan hasil yang diharapkan. Melalui pembelajaran literasi, siswa dapat dengan mudah mengerjakan tugas baik di sekolah maupun luar sekolah.  Pembelajaran literasi tidak terbatas pada mata pelajaran bahasa Indonesia, tetapi juga mata pelajaran yang lain. Pembelajaran literasi yang baik memerlukan strategi yang tepat. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran literasi yang diberikan. Strategi yang dapat digunakan ialah yang dapat memfasilitasi kemampuan membaca dan menulis siswa secara aktif dan terorganisir dengan baik. Adapun strategi yang dapat digunakan adalah strategi Think, Talk, Write (TTW). Strategi TTW merupakan strategi pembelajaran dengan konsep kegiatan yakni berpikir, berbicara dan menulis. Strategi TTW dilaksanakan melalui kegiatan proses berpikir yakni dalam bentuk membaca, berbicara dalam bentuk komunikasi intens dalam kelompok kecil, dan menulis sebagai hasil proses berpikir. Penggunaan strategi TTW dalam pembelajaran literasi akan dapat membantu pencapaian kemampuan siswa berliterasi dengan baik. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan penggunaan strategi TTW pada pembelajaran literasi di SD. Adapun kajian yang dibahas meliputi pembelajaran literasi, strategi TTW, dan pembelajaran literasi melalui strategi TTW.

Keywords


literasi; pembelajaran SD; strategi think talk write

Full Text:

PDF

References


Eanes, R.1997.Content Area Literacy: Teaching for Today and Tomorrow. Al-bany: Delmar Publisher. Goodman, K.S. 1996. Ken Goodman on Reading, A Common-sense Look at The Nature of Language and the Science of Reading. Porthsmouth: Heineman Huinker, D. & Laughlin, C., (1996). Talk your way into writing. In P. C.Elliot & M. J. Kenney (Eds.), Communication in mathematics k-12 and beyond (pp. 81-88). Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics Huda, Miftahul. 2013. Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Olson, C.B. 1992. Thinking/Writing: Fostering Critical Thinking Through Writing. California: Publisher. Qomariyah, S .2010. Peningkatan Kemampuan Menulis pantun melalui metode TTW (Think, talk, write) siswa kelas IV SDN 1 Platar, Tahunan, Jepara. Jurnal Kependidikan Dasar. KREATIF.Volume 1, Nomor 1 September 2010. Suyono. 2009. Pembelajaran Efektif dan Produktif Berbasis Literasi: Analisis Konteks, Prinsip, dan Wujud Alternatif Strategi Implementasinya di Sekolah. Jurnal Bahasa dan Seni, Tahun 37, Nomor 2, Agustus 2009, hlm. 203—217 Subandiyah, H. 2010. Pembelajaran Literasi Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesis. E-journal FBS. Univeristas Negeri Surabaya Tompkins, G. E. 2012. Third Edition Literacy in The Early grades. United States of America: Pearson Education.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ISBN: _________________________

Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Jl. Semarang 5 Malang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.