Charisma Pramuda WijayaPemecahan masalah sebagai sebuah kemampuan dasar abad ke-21, keluaran yang penting dalam pembelajaran. Pemecahan masalah merupakan salah satu bagian dari HOTS atau High Order Thinking Skills yang sangat berharga karena dengan mempersiapkan siswa-siswa dengan lebih baik pada hal ini, berguna untuk menghadapi tantangan-tantangan pada pekerjaan, kehidupan sehari-hari, dan pekerjaan akademik. Pemecahan Masalah telah menjadi bagian inti dalam pendidikan selama beberapa dekade. Pada proses pemecahan masalah ketika proses pembelajaran, siswa masih mengalami kesulitan. Kebanyakan siswa mempunyai kesulitan yang besar pada saat memecahkan masalah fisika. Sebuah usaha diperlukan pendidik dilakukan untuk mencari tahu kesulitan dan memberikan upaya untuk mengatasi kesulitan tersebut. Proses mencari tahu kesulitan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan diagnosis terhadap siswa dan upaya mengatasi kesulitan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan scaffolding.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menggunakan, pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan dan upaya mengatasi kesulitan ketika siswa kelas X B2 SMAN 4 Malang memecahkan masalah fluida statis. Penelitian melibatkan 4 subjek penelitian, yaitu 4 siswa dari kelas X B2 SMAN 4 Malang, yang dilihat kesulitan dalam memecahkan masalah fluida statis. Setelah Peneliti menemukan kesulitan maka diberikan scaffolding sebagai upaya mengatasi kesulitan ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesulitan yang ditemui siswa dalam memecahkan masalah fluida statis yaitu (1) kesulitan dalam persamaan F apung yaitu siswa menggunakan ρ benda yang seharusnya menggunakan ρ fluida , (2) kesulitan dalam memilih hukum tepat untuk memecahkan masalah yaitu Siswa tidak melibatkan F berat benda atau w benda dalam mencari a benda dari persamaan Hukum 2 Newton (3) Kesulitan dalam persamaan ∑F antara F apung benda dan F berat benda pada persaaman Hukum 2 Newton (4) kesulitan dalam menuliskan variabel yang diketahui yaitu kedalaman pada pokok bahasan Hukum Tekanan Hidrostatis. Upaya yang diberikan peneliti untuk mengatasi kesulitan tersebut adalah memberikan scaffolding (1) question prompts domain khusus, (2) simulasi, dan (3) parallel modelling. Adapun saran yang diberikan dari penelitian ini adalah pentingnya pendidik untuk mendiagnosis kesulitan yang dialami oleh siswa sehingga segera dilakukan upaya yang tepat untuk mengatasi tersebut.

  • Penguji dan Pembimbing
    1. Penguji
      • Dr. Lia Yuliati, M.Pd
      • Dr. Sentot Kusairi, M.Pd
    2. Pembimbing
      • Dr. Supriyono Koes H, M.Pd, MA
      • Dr. Muhardjito, MS.
  • Biodata Diri
    • Nama : Charisma Pramuda Wijaya
    • Tempat lahir : Banyuwangi
    • Tanggal lahir : 29 Mei 1991
    • Alamat : RT 02 RW 02 Dusun Krajan Desa Yosomulyo Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur
    • Email : wijaya.charisma.pramuda@gmail.com
    • No. hp : 085785076643
id_IDIndonesian